Outside Plant Fiber-to-the-home Project Management
Project Portfolio • Telecommunication Infrastructure

FTTH OSP Rollout Project

Dokumentasi ini diangkat dari salah satu proyek nyata pembangunan jaringan fiber optik Outside Plant (FTTH OSP) skema Turnkey 4.560 Homepass yang pernah saya pimpin. Proyek ini dijalankan dengan metodologi Predictive (Waterfall) berbasis kerangka kerja PMBOK, mencakup perancangan struktur kerja (WBS), penyusunan resource, timeline dan percepatan jadwal lewat Critical Path Method (CPM), pengendalian progres dan biaya via Kurva S, pemerataan beban kerja tim, hingga uji mutu serah terima akhir.

End-to-End Governance & Network Architecture

Project Management Lifecycle & FTTH Network Topology

FTTH Network Topology

Diagram Horizontal Topologi FTTH OSP: ODC ke ODP, Closure, Distribution Box, ONT, Router, hingga Home Pass

End-to-End OSP FTTH Project Management Lifecycle

1. Initiation & DRM

Survei rute As-Planned Drawing, validasi BoQ, perizinan SITAC RW, dan pengesahan Design Review Meeting (DRM) bersama pemberi kerja.

2. Deployment Control

Pemasangan tiang (jalur utama & cabang), pekerjaan crossing jalan, penarikan kabel feeder serta distribusi dengan pengendalian jadwal metode CPM.

3. Cost Control (Kurva S)

Pengendalian deviasi jadwal dan anggaran via Kurva S dinamis (EVM), audit fisik berkala, serta mitigasi kendala lapangan.

4. Quality & Joint ATP

Inspeksi fisik ODP/ODC, uji redaman OTDR dua arah, kalibrasi OPM, dan pengujian Acceptance Test Procedure (ATP) bersama tim QA.

5. BAUT & BAST Final

Finalisasi As-Built Drawing (ABD), rekonsiliasi opname volume (Rekon), penerbitan BAUT, hingga serah terima pekerjaan BAST 100%.

Baseline Schedule Model

Project Schedule, Critical Path & Resource Loading

Integrated Project Schedule MS Project
Work Breakdown Structure & Schedule CPM Analysis

Integrated Schedule & Fast-Tracking Control

Strategi Kompresi Jadwal
  • Baseline Kontrak: Dialokasikan 120 hari kalender, dipadatkan menjadi target 90 hari kalender demi percepatan komersialisasi cluster.
  • Durasi Kerja Riil: Terkunci tepat 78 hari kerja efektif pada kalender kerja Microsoft Project.
  • Kontrol Target: Pengawasan harian lintas regu lapangan tanpa menurunkan ambang batas redaman optik.
Critical Path & Fast-Tracking
  • Lintasan Kritis: Pengujian optik dan serah terima akhir (garis merah) mengunci tanggal penutupan proyek.
  • Fast-Tracking: Mobilisasi logistik dijalankan tumpang tindih (overlap) saat izin warga (SITAC) masih berproses.
  • Mitigasi Ketergantungan: Penarikan kabel distribusi dimulai bertahap segera setelah tiang cabang tertanam.
Fase 1: Inisiasi
Survei APD & SITAC (28 Hari)
Fase 2: Logistik
QC & Mobilisasi Tiang/Kabel (14 Hari)
Fase 3: Konstruksi
Tiang & Kabel (39 Hari)
Fase 4: Splicing
FO Core, ODC, ODP (37 Hari)
Fase 5: Testing
OTDR, OPM & Integrasi OLT (8 Hari)
Fase 6: Closing
As-Built Drawing, BAUT & BAST (5 Hari)
Project Monitoring & Controlling

Progress S-Curve Tracking Model

Progress S-Curve Turnkey 2024 Excel
Earned Value & Weight Breakdown

Pengendalian Bobot Pekerjaan & Deviasi Progres

Realisasi Pekerjaan Utama
  • Perizinan & Material (Tuntas 100%): Izin lingkungan di 19 RW (bobot 20,11%) dan suplai seluruh material selesai tepat waktu sebelum pekerjaan lapangan dimulai.
  • Pemasangan Tiang & Kabel: Sebanyak 268 tiang telah berdiri dan 24,5 km kabel optik berhasil terpasang di jalur distribusi perumahan warga.
  • Perangkat Distribusi: Seluruh kabinet utama (10 unit ODC) dan 57 kotak pembagi (ODP) sudah terpasang siap untuk tahap penyambungan kabel.
Kontrol Jadwal & Capaian Progres
  • Pemantauan Harian: Setiap pemasangan tiang dan tarikan kabel dicatat per hari agar deviasi waktu segera terdeteksi dan diatasi.
  • Capaian Unggul (+15,58%): Per cut-off 19 September 2026, progres riil mencapai 66,69%, jauh melampaui target rencana awal sebesar 51,11%.
  • Tahap Akhir (Sisa 33,31%): Sisa pekerjaan difokuskan pada penyambungan akhir kabel, pengetesan kualitas sinyal optik, hingga serah terima resmi proyek.